Tugas ke Sampang (Lagi), Makan Apa dan Wisata Kemana Lagi Ya?

Setelah bulan Agustus dan Oktober tahun 2018 lalu mendapat penugasan di Kabupaten Sampang selama 50 hari, awal tahun 2019 ini saya kembali ditugaskan selama sebulan di Sampang. Kabupaten yang terletak diantara Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Pamekasan ini dapat ditempuh selama 2,5 jam perjalanan dari Surabaya melewati Jembatan Suramadu yang tersohor itu.

Ketika membahas tentang kekhasan suatu daerah, tentu tidak akan terlepas dari kuliner dan tempat-tempat wisatanya. Nah, urusan kuliner, Sampang terkenal dengan perbebekan dan perdagingannya. Beberapa kuliner terkenal dan patut dicoba saat di Sampang antara lain:

  1. Bebek Songkem H. Salim di Jalan Agus Salim dan Jalan Trunojoyo. Tersedia berbagai macam jenis bebek, mulai bebek songkem kukus hingga bebek songkem goreng.
  2. Kaldu Kokot Al Ghozali di Jalan Diponegoro. Tersedia berbagai macam menu dari daging sapi seperti kaldu kokot, rawon, soto iga dan soto daging.
  3. Nasi Campur Cebbing di Jalan Imam Bonjol dekat Persimpangan Hotel Panglima. Nasi campurnya khas Madura, beralaskan daun pisang, berisi daging/jeroan, dendeng, telur, dan serundeng kelapa.
  4. Nasi Kobel Camplong, terletak di daerah Camplong setelah Hotel/Pantai Camplong. Nasi Kobel ini konon merupakan nasi campur yang biasanya jadi bekal para nelayan saat melaut. Pilihan lauknya bermacam-macam mulai sarden tongkol, cumi-cumi, tahu, tempe lengkap dengan sambel ala Madura.
  5. Sate – Gulai Mufakat di Jalan K.H Hasyim Asy’ari. Warung sate ini terkenal dengan menu sate kambingnya dengan bumbu kacang khas Sampang (ulekan kacangnya agak kasar).
  6. Selain menu-menu khas tersebut juga terdapat restoran/warung yang menawarkan beberapa menu alternatif seperti layaknya di restoran/depot seperti Warung Asela dan RM Mahkota di Camplong, serta Lesehan Lumintu, Dapur Bu Mutli, Pecel Madiun, dan Resto Hotel Semilir di Sampang Kota.
  7. Selain itu, di kawasan Monumen Trunojoyo tepatnya di seberang Masjid Angung Kabupaten Sampang tiap malamnya ada kawasan kuliner yang menjajakan banyak makanan enak-enak mulai dari sate ayam, sate daging, soto, nasi goreng, bakso dll.

Kalau kulinernya sih OK ya, sayangnya dari sisi tempat wisata Sampang sepertinya masih perlu banyak berbenah. Belum begitu banyak tempat wisata yang tersedia dan menarik untuk dikunjungi saat berada di Sampang. Padahal banyak potensi yang bisa dikembangkan baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat. Tapi, bukan berarti Sampang gak punya tempat wisata sama sekali lho. Setidaknya ada lima tempat menarik yang bisa jadi alternatif untuk melepas kepenatan saat lagi di Sampang, antara lain: Air Terjun Toroan di Ketapang, Pantai Nepa di Banyuates, Pantai Camplong, Pulau Mandangin, dan Bukit Masegit di Omben. Mungkin pilihannya tidak terlalu banyak, tapi cukuplah untuk diexplorasi selama weekend.

Karena di Sampang masih sampai 22 hari ke depan, kira-kira makan apa dan wisata kemana lagi ya?